Perbedaan Ayam Kalkun Jantan dan Ayam Kalkun Betina

Ayam kalkun adalah jenis unggas yang dikenal dengan postur tubuh yang besar. Ayam kalkun juga mempunyai potensi untuk dibudidayakan dan juga untuk dikonsumsi.

Daging ayam kalkun terkenal dengan cita rasanya yang nikmat, hanya saja tidak semua orang tahu akan hal itu.

Sebab itulah, jarang orang yang menyembelih kalkun peliharaannya. Kebanyakan orang lebih menyukai keunikannya dan suara dari kalkun ini.

Kalkun pertama kali ditemukan di Amerika. Bangsa Eropa menamakan kalkun dengan nama “turkey”.

Berikut beberapa Cara membedakan kalkun jantan dan betina umur 1 minggu bisa dilihat dari :

Ayam kalkun termasuk jenis unggas yang memilki tumbuh yang besar, beda dari jenis ayam pada umumnya | image 1
Ayam kalkun termasuk jenis unggas yang memilki tumbuh yang besar, beda dari jenis ayam pada umumnya | image 1

Perbedaan Ayam Kalkun Jantan dan Ayam Kalkun Betina

Ciri-ciri Ayam kalkun jantan :

  • Ukuran kepalanya besar, tidak ditumbuhi bulu sedikit pun tetapi hanya dilindungi kulit tebal yang berlipat-lipat warna merah dengan bercak putih dan kebiruaan.
  • Warna pada matanya merah kehitaman, letaknya sedikit tersembunyi oleh lapisan yang berkerut.
  • Untuk warna paruhnya kuning dengan pangkal hitam, bentuknya besar dan panjang.
  • Bulu pantat dan pada paha berwarna hitam ke abuan yang sedikit mengembang.

Ciri-ciri Ayam kalkun betina :

  • Berwarna hitam dengan ujung abu-abu pada paruhnya.
  • Sedikit berongga antara badan dan sayap.
  • Warna abu-abu kehitaman pada lidah dan langit-langit.
  • Pada ujungnya bulu ekornya menyempit.
  • Memiliki pial berukuran kecil dengan warna hitam kusam.
  • Matanya besar, berbentuk bundar, dan berwarna hitam.
  • Warna hitam kusam pada kulit dan telapak kakinya.
  • Untuk yang betina setelah kalkun berusia 4 bulan dapat bertelur 30 butir per periode.
Perbedaan ayam kalkun jantan dan ayam kalkun betina | image 2
Perbedaan ayam kalkun jantan dan ayam kalkun betina | image 2

Selain memiliki ciri-ciri diatas anak ayam kalkun jantan dan ayam kalkun betina juga memiliki perbedaan cukup mencolok.  

Cara membedakan ayam kalkun jantan dan betina umur 1 bulanyaitu dimana kalkun jantan berukuran lebih besar dari pada kalkun betina.

Jika dijumlah di seluruh dunia, ada banyak sekali jenis ayam kalkun. Untuk membedakan jenis kalkun ini bisa dilihat dari warna bulunya.

Sedangkan untuk saat ini di Indonesia sendiri ada 8 jenis kalkun antara lain : Bronze, Golden Palm, Pencilled Palm, Naragansett, White Holland, Bourbon Red, Black Spanish, Blue slate.

Selain itu juga terdapat beberapa ayam kalkun hasil persilangan antara lain : Self Buff, Royal Palm, Red Palm, Oregon Gray, Mottled Black, Fallfire. 

Berikut merupakan berbagai jenis ayam kalkun yang dapat dibedakan menurut warna bulunya :

1. Kalkun Bronze

Jenis ayam kalkun bronze merupakan jenis ayam kalkun yang sangat mudah kita temui di pasaran Indonesia.

Ciri khas  pada ayam kalkun ini yang terletak pada bulunya yang berwarna kecoklatan. Selain itu, sebagai jenis ayam kalkun terpopuler di Indonesia, jenis ayam kalkun bronze ini juga termasuk dalam jenis ayam kalkun pedaging.

2. Golden Palm

Kalkun golden palm merupakan jenis ayam kalkun yang memiliki ciri khas pada warna bulunya coklat dan hitam yang berpadu dengan warna putih serta pialnya berwarna merah dan kakinya yang berwarna putih keabu-abuan.

3. Royal Palm

Ciri khas pada jenis ayam kalkun royal palm juga terletak pada warna bulunya strip-strip hitam yang berpadu dengan strip-strip putih.

4. White Holland

Ayam kalkun putih atau yang biasa di sebut kalkun white holland. Sesuai dengan namanya, jenis ayam kalkun ini memiliki warna putih diseluruh tubuhnya.

Warna bulu jenis kalkun jantan juga akan lebih mencolok dibandingkan dengan jenis ayam kalkun betinanya.

5. Kalkun Black Spanish

Sesuai dengan namanya, jenis kalkun ini memiliki warna bulu hitam elegan di seluruh tubuhnya. Jika dilihat dari populasinya yang masih sedikit dipasaran Indonesia,  menjadikan jenis kalkun ini memiliki harga yang cukup tinggi.

Tak heran jika kalkun black spanish ini tergolong dalam jenis kalkun termahal dibandingkan dengan jenis ayam kalkun lainnya.

6. Bourbon Red

Kalkun bourbon red atau yang biasa disebut kalkun merah, merupakan jenis kalkun yang memiliki warna bulu coklat kemerah-merahan serta gelambirnya yang berwarna merah.

Harga ayam kalkun sendiri saat ini bervariasi tergantung jenis dan usianya. Harga ayam kalkun jantan juga lebih mahal dibandingkan dengan harga ayam kalkun betina

Untuk harga jual ayam kalkun lebih cenderung mengalami kenaikan, hal ini dipengaruhi oleh jumlah stok ayam kalkun yang ada dikandang.

Berikut merupakan daftar harga ayam kalkun :

Harga telur per butir :

Telur Kalkun 30,000
Telur Kalkun Putih 35,000

Kalkun Bronze
Bronze jantan 5 Bulan Rp 250.000,00 / ekor
Bronze Indukan jantan Rp 400.000,00 / ekor
Dewasa 350rb / ekor
5 Bln 210rb / ekor
4 Bln 175rb / ekor
3 Bln 145rb / ekor
2 Bln 95rb / ekor
1 Bln 70rb / ekor

Kalkun Golden Palm
Dewasa 385rb / ekor
5 Bln 235rb / ekor
4 Bln 185rb / ekor
3 Bln 160rb / ekor
2 Bln 110rb / ekor
1 Bln 85rb / ekor

Kalkun Putih/ White Holland
Dewasa 485rb / ekor
5 Bln 285rb / ekor
4 Bln 235rb / ekor
3 Bln 185rb / ekor
2 Bln 135rb / ekor
1 Bln 110rb / ekor

Kalkun Royal Palm
Dewasa 560rb / ekor
5 Bln 335rb / ekor
4 Bln 285rb / ekor
3 Bln 235rb / ekor
2 Bln 160rb / ekor
1 Bln 135rb / ekor

Kalkun Self Buff
Dewasa 935rb / ekor
5 Bln 660rb / ekor
4 Bln 560rb / ekor
3 Bln 460rb / ekor
2 Bln 335rb / ekor
1 Bln 235rb / ekor

Kalkun Bourbon Red
Dewasa 1.235jt / ekor
5 Bln 735rb / ekor
4 Bln 635rb / ekor
3 Bln 535rb / ekor
2 Bln 435rb / ekor
1 Bln 285rb / ekor

Kalkun Black Spanish/ Hitam
Dewasa 1.785jt / ekor
5 Bln 1.235jt / ekor
4 Bln 985rb / ekor
3 Bln 735rb / ekor
2 Bln 585rb / ekor
1 Bln 435rb / ekor

Kalkun Blue Slate
Dewasa 1.350jt / ekor
5 Bln 950rb / ekor
4 Bln 750rb / ekor
3 Bln 550rb / ekor
2 Bln 450rb / ekor
1 Bln 350rb / ekor

*Harga sewaktu-waktu bisa berubah

Baca lebih lanjut :

Berikut contoh gambar ayam kalkun jantan dan gambar ayam kalkun betina :

Sepasang ayam kalkun bourbon red | image 3
Sepasang ayam kalkun bourbon red | image 3
Sepasang ayam kalkun golden palm | image 4
Sepasang ayam kalkun golden palm | image 4
Sepasang ayam kalkun putih | image 5
Sepasang ayam kalkun putih | image 5

Dalam ternak ayam kalkun, kita membutuhkan beberapa kandang ayam kalkun yang sesuai dengan umur dan aktivitasnya.

Pada dasarnya, kalkun tidak menuntut untuk memiliki kandang yang bagus dan mahal. Bahan-bahan kandang dapat dicari dari material sederhana seperti kayu dan bambu.

Dalam memeliharanya, ayam kalkun ditempatkan pada kandang yang teduh seperti dibawah pohon. Hal ini bertujuan agar ayam kalkun tidak merasakan cuaca terlalu panas.

Untuk ukuran kandang ayam kalkun sendiri 3m x 3m x 3m yang dapat diisikan 1 ekor jantan dengan 10 ekor betina.

Bagian atas pada kandang dibiarkan terbuka. Untuk area anakan, dibutuhkan kandang yang ditutup dengan kain atau pembatas ruangan.

Tujuannya agar tidak terkena angin yang kencang dan bisa terlindungi dari hujan.

Sedangkan untuk makanan ayam kalkun bisa diberikan seperti :

  • Bekatul

Merupakan jenis makanan yang biasanya digunakan sebagai campuran pakan unggas.

Untuk mendapatkan bekatul atau dedak sendiri mudah didapatkan di toko-toko peternakan atau ditempat penggilingan padi dan untuk harganya sendiri juga masih terjangkau.

Jenis bekatul sendiri ada 2 macam yaitu bekatul kasar dan bekatul halus. Disebut bekatul kasar karena biasanya masih mengandung kulit padi.

Maka dari itu, untuk pemberian makanan pada kalkun peliharaan diberikan jenis bekatul yang halus. Pemberian jenis bekatul yang halus juga bisa mengakibatkan nafsu makan kalkun akan bertambah karena lebih disukai.

Tetapi, untuk kalkun yang sudah dewasa boleh diberikan sedikit campuran bekatul yang agak kasar pada makanannya.

Namun, untuk kalkun yang kecil harus diberikan jenis bekatul yang halus. Apabila bekatul halus tidak ada kita bisa mengayak bekatul kasar terlebih dahulu.

  • Sisa makanan

Yang dimaksud sisa makanan disini adalah sisa makanan dari manusia yang tidak dihabiskan.

Tetapi sebelum sisa makanan ini diberikan, terlebih dahulu dipisahkan dari duri dan tulang yang bisa membahayakan pada kalkun.

Biasanya diberikan sisa nasi, sayur, dan lain sebagainya yang masih layak diberikan untuk ayam kalkun.

  • Nasi aking

Nasi aking juga bisa diberikan pada kalkun. Jenis pakan ini  merupakan jenis nasi sisa makanan yang dicuci bersih kemudian dijemur hingga kering.

Dalam pemberian nasi aking ini sebelumnya harus direndam menggunakan air panas karena agar nasi lebih lunak dan mengembang.

Alasan pemberian makanan nasi aking pada kalkun karena makanan ini merupakan salah satu sumber karbohidrat sehingga baik untuk staminanya.

  • Hijau-hijauan

Daunan hijau yang sering digunakan para peternak kalkun adalah daun pisang. Untuk pemberian makan daun pisang cukuplah mudah hanya memetik daun pisang lalu diberikan.

Selain daun pisang, ada juga beberapa daunan hijau yang dapat digunakan antara lain: kangkung dan daun pepaya.

Selain itu ada juga makanan kalkun agar cepat besar yaitu Voer atau BR. Karena voer atau BR memiliki kandungan protein dan karbohidrat tinggi.

Penggunaan voer dan BR mampu untuk penggemukan kalkun. Dalam pemberian BR juga disesuaikan dengan umurnya. Dan untuk saat ini harga voer atau BR masih tinggi.

Untuk mengurangi biaya pakan ayam kalkun, peternak biasanya menggunakan voer yang dicampur dengan bekatul.

Kami dari hobiternak.com menyediakan berbagai jenis ayam hias termasuk diantaranya ayam kalkun. Kami menyediakan dari telur, anakan, remaja hingga dewasa dan dapat mengirimkan ke wilayah di Indonesia.

Silahkan hubungi kami sekarang di :

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS 1
0856-4772-3888

CS 2
0812-4648-2525

CS 3
0813-6330-7506

0812-2028-8686
0895-6124-93491
0819-3140-9353

kata terkait:
jual ayam kalkun, ternak ayam kalkun, kalkun jantan, ciri ciri kalkun, gambar ayam kalkun, perbedaan ayam kalkun jantan dan betina, ayam kalkun betina, kalkun betina, ciri ciri kalkun jantan, gambar ayam kalkun jantan dan betina

5/5 - (8 votes)
Pak Agus dan hobiternak.com

Tim hobiternak.com dalam penulisan artikel nya di dukung oleh Bapak Agus Harianto S.Pt, beliau sosok senior di dunia peternakan di Indonesia alumni Fakultas Peternakan dan bersinergi dengan Akademisi lainya.

Kami senantiasa berikhtiar berbagi tulisan yang bermanfaat. Komentar, kritik dan saran yang membangun sungguh merupakan energi positif bagi kami.

Image Sources :

  • image 1: pixabay.com
  • image 4: Owned by the author
  • : Owned by the author
  • image 4: Owned by the author
  • image 5: Owned by the author
  • cover: kibrispdr.org

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp GRATIS Konsultasi atau Order via WA