6 Jenis Penyakit Ayam Petelur yang Mematikan. Simak Penjelasannya

Ayam Petelur merupakan salah satu ayam yang dapat menghasilkan telur. Ayam ini banyak diternakkan oleh masyarakat untuk diambil telurnya guna mencukupi kebutuhan pangan. Permintaan pasar yang tinggi akan kebutuhan telur ayam ini membuat banyak masyarakat yang mulai beralih profesi untuk mengembangkan usaha ternak ayam petelur.

Jenis ayam petelur yang saat ini banyak peminatnya adalah Ayam Petelur Isa Brown. Ayam ini dipercaya memiliki jumlah produktifitas telur yang mencapai 230 – 250 butir per ekor dalam setahun. Bahkan tidak menutup kemungkinan dapat menghasilkan jumlah yang diatas rata – rata. Isa Brown memang sangat populer di telinga masyarakat Indonesia. Karena sebagian masyarakat banyak memilih ayam Isa Brow sebagai ayam petelur unggulan. 

6 Jenis Penyakit Ayam Petelur yang Mematikan. Simak Penjelasannya | Cover
6 Jenis Penyakit Ayam Petelur yang Mematikan. Simak Penjelasannya | Cover

Namun, dalam menjalankan usaha ternak ayam petelur tentu tidak hanya senangnya saja. Tetapi ada beberapa kendala yang harus peternak antisipasi dan hati – hati dalam menerapkan menjemen ternak ayam petelur. Kendala tersebut dapat berasal dari penyakit yang akan menyerang ayam petelur. Berikut merupakan beberapa jenis penyakit yang rentan menyerang ayam petelur : 

Jenis Penyakit yang sering menyerang Ayam Petelur 

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, beternak ayam petelur memang perlu menerapkan menejemen yang baik. Hal ini bertujuan agar ayam petelur yang diternakkan dapat menghasilkan telur yang berkualitas. Adapun untuk jenis penyakit yang sering menyerang ayam petelur adalah sebagai berikut ini : 

1. Infeksi Bronchitis (IB)

Penyakit IB juga menjadi salah satu kendala peternak dalam ternak ayam petelur. Pasalnya penyakit ini hampir menyerang ayam petelur pada usia – usia tertentu. Cuaca di sebagian Indonesia yang tidak menentu pun juga menjadi salah satu penyebabnya. Selain itu juga kondisi kandang ayam petelur yang lembab juga menjadi penyebabnya, sehingga virus IB akan berkembang biak di suhu tersebut.

Ayam yang terlihat sehat dapat tiba - tiba terserang penyakit. Peternak perlu adanya kesiapan obat - obatan di area kandang | Ayam Petelur sedang makan
Ayam yang terlihat sehat dapat tiba – tiba terserang penyakit. Peternak perlu adanya kesiapan obat – obatan di area kandang | Ayam Petelur sedang makan

Tanda – tanda yang dapat peternak kenali yakni sebagai berikut :

1. Petumbuhan menjadi terhambat
2. Menjadi penyebab penyakit pernapasan
3. Tingkat kesakitan ayam hingga 100 %
4. Kualitas telur yang dihasilkan menjadi menurun
5. Penyakit IB menyerang ayam tidak mengenal usia

Baca juga :

2. Pullorum atau Berak Kapur 

Jenis penyakit yang sering menyerang ayam petelur yakni Berak Kapur atau disebut juga sebagai penyakit Pullorum. Berak kapur ini disebabkan adanya bakteri Salmonela yang terdapat di bagian organ pencernaan si ayam petelur. Pada bagian fases ayam petelur akan berwarna putih yang menyerupai seperti pasta.

Penyakit berak kapur ini juga diapat ditularkan indukannya melalui telur yang dihasilkan. Kematian ayam pun juga cukup tinggi, biasanya akan terjadi kematian pada usia ayam 2 – 3 minggu seteleh ayam menteas.

Berak kapur ini disebabkan adanya bakteri Salmonela yang terdapat di bagian organ pencernaan si ayam petelur | Berak Kapur
Berak kapur ini disebabkan adanya bakteri Salmonela yang terdapat di bagian organ pencernaan si ayam petelur | Berak Kapur

Ciri – ciri ayam terserang penyakit berak kapur ini diantaranya :

1. Kotoram ayam menjadi encer dan bercampur dengan butiran – butiran putih seperti kapur
2. Nafsu makan ayam akan menjadi menurun
3. Jengger berwarna pucat atau keabu – abuan
4. Mata ayam tertutup
5. Bulu dubur melekat
6, Sayap menjadi lemas

Upaya pencegahan dan pengobatan agar ayam tidak mudah terkena berak kapur yakni dengan memberikan antibiotik.

3. Penyakit ND atau Newcastel Disscas  

Jenis penyakit Newcastel Disacas atau dikenal dengan nama penyakit ND ini merupakan jenis penyakit yang hampir menyerang semua jenis ayam. Bahkan diperkirakan jumlah kematian yang disesbabkan penyakit ND ini dapat mencapai jumlah yang cukup tinggi. 

Perlu adanya menejemn yang baik agar ayam tidak mudah terkena serangan penyakit ND | Kandang Ayam Petelur
Perlu adanya menejemn yang baik agar ayam tidak mudah terkena serangan penyakit ND | Kandang Ayam Petelur

Untuk gelaja yang ditimbulkan ayam saat terkena penyakit ND ini pun berbagai macam, daintaranya sebagai berikut :

1. Ayam akan menjadi batuk
2. Sulit bernapas
3. Ngorok
4. Nafsu makan hilang
5. Kotoran ayam berwarna hijau bercampur dengan gumpalan putih
6. Ayam menjadi gemetar di seluruh tubuh
7. Kelainan syaraf yang mengakibatkan ayam menjadi lumpuh kaki, sayap, leher terpelintir atau berputar.

Sampai saat ini penyakit ND memang belum ditemukan obat yang tepat. Tetapi penyakit ND ini dapat dicegah dengan cara pemberian vaksin ND saat ayam masih berusia anakan sekitar 1- 4 hari. 

4. Egg Drop Syndrome (EDS)

Jenis penyakit keempat yang menyerang ayam petelur ini dikenal dengan nama Egg Drop Syndrome atau disingkat EDS. Penyakit EDS ini disebabkan oleh virus. Pada awal terserangnya penyakit ini ayam peterlu akan terlihat sehat dan beraktifitas seperti biasa. Hanya saja sewaktu ayam sudah bertelur akan meghasilkan kerabang yang tipis bahkan ada yang sampai tidak ada kerabangnya.

Baca juga !

Ayam yang terkena penyakit Egg Drop Syndrome (EDS) akan menghasilkan telur dengan kerabang lembek bahkan ada yang tanpa kerabang | Egg Drop Syndrome (EDS)
Ayam yang terkena penyakit Egg Drop Syndrome (EDS) akan menghasilkan telur dengan kerabang lembek bahkan ada yang tanpa kerabang | Egg Drop Syndrome (EDS)

Untuk tanda – tanda jika ayam petelur terkena penyakit EDS dapat dikenali dengan tanda sebagai berikut :

1. Organ vital dan jengger pada ayam petelur berwarna pucat akibat ayam terkena anemia
2. Cangkang telur menjadi tipis atau lembek, bahkan ada yang tanpa cangkang

Untuk penanganan penyakit ini peternak dapat mengatasinya apabila vaksinisasi ayam petelur sudah dilaksanakan. Bagi ayam petelur yang sudah terlanjur terkena penyakit ini dapat disembuhkan dengan cara diberikan antibiotik.

5. Penyakit Snot/ Coryza

Snot atau disebut dengan Coryza merupakan salah satu penyakit ayam petelur yang disebabkan oleh bakteri. Biasanya penyakit ini akan menyerang ayam pada musim pancaroba atau saat pergantian musim seperti di Indonesia yang berilklim trops. Perubahan musim inilah yang dapat mempengaruhi kesehatan dan daya tahan ayam petelur menjadi menurun. Penyakit ini menyerang ayam hampir tidak mengenal usia.

Snot atau disebut dengan Coryza merupakan salah satu penyakit ayam petelur yang disebabkan oleh bakteri | Lendir di hidung
Snot atau disebut dengan Coryza merupakan salah satu penyakit ayam petelur yang disebabkan oleh bakteri | Lendir di hidung

Penyakit snot ayam petelur dapat dikenali dengan ciri sebagai berikut :

1. Nafsu makan menjadi menurun
2, Ayam mengeluarkan suara ngorok dan sulit bernafas
3. Adanya kerak di hidung
4. Keluar lendir dari hidung bertekstur kental dan kuning berbau busuk
5. Pertumbuhan melambat
6. Ayam terlihat kusam, sayap menurun dan mengantuk

Penyakit snot ini dapat dicegah dengan cara menerapkan pola menejememen pemeliharaan yang baik serta memberikan vitamin khusus ayam petelur.

6. Avian Encophalomyelitis (AE)

Penyakit Avian Encophalomyelitis atau disebut sebagai AE memang sudah terkenal di kalangan peternak di Indonesia. Jenis penyakit AE akan menyebar karena disebabkan oleh virus. Biasanya penyakit ini akan menyerang saat ayam masih di usai muda, atau yang masih anakan.

Ayam yang terkena penyakit AE akan menjadi lemah dan terjadi kerusakan di bagian syaraf pusat | Ayam Lumpuh
Ayam yang terkena penyakit AE akan menjadi lemah dan terjadi kerusakan di bagian syaraf pusat | Ayam Lumpuh

Untuk gejala yang ditimbulkan saat ayam terserang penyakit AE ini diantaranya sebagai berikut :

1. Ayam berjalan tidak teratur
2. Bagian leher hingga kepala terlihat gemetar
3. Terjadi infeksi di sistem syaraf pusat
4. Penurunan bobot ayam petelur
5. Leher ayam menjadi telepintir ke bawah
6. Ayam menjadi lemah dan mengantuk.

Pencegahan agar ayam tidak mudah terkena penyakit AE ini yakni dengan melakukan vaksinisasi. Untuk ayam petelur yang masih bertahan dapat diberikan paka seperti biasa dengan dicampur vitamin dan elektrolit.

Baca juga !

Bagi Anda yang tertarik untuk mengembangbiakan ternak ayam petelur. Silahkan dapat pesan DOC/ Bibitnya nya ditempat kami. Kami menyediakan DOC Ayam Petelur usia baru saja menetas dan siap mengirimkan hingga keseluruh wilayah Indonesia.

Pengiriman via kargo hewan terpecaya dan tentunya dengan harga yang terjangkau. Selain DOC/ Bibit yang kami sediakan, kami juga menyediakan ayam petelur usia pullet, mulai dari usia 10 minggu – 16 minggu. 

Informasi lebih lengkap dapat menghubungi layanan pelanggan kami berikut ini : 

SMS/CALL/WHATSAPP
0812-4648-2525

Telkomsel:
0812-4648-2525
0813-6330-7506

Indosat:
0856-4772-3888
0857-2932-3426

XL:
0819-3140-9353

Kata terkait : ayam petelur, penyakit ayam petelur, ayam petelur, doc petelur, ternak ayam, penyakit snot, infeksi bronchitis, penyakit berak kapur, ND, telur lembek, penyakit ayam telur lembek, avian encophalomyelitis, ternak ayam petelur

Image Sources :

  • Cover: conversionfeeds.com
  • Ternak Ayam Petelur: farminguk.com
  • Berak Kapur: cluckinggoodpoultry.com
  • Kandang Baterai: Pinterest.com
  • Egg Drop Syndrome (EDS): merckvetmanual.com
  • Lendir di hidung: poultrydvm.com
  • Ayam Lumpuh: interestingfactsfun.com

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

WhatsApp ORDER VIA WHATSAPP
%d bloggers like this: