4 Tahapan Cara Merawat DOC Ayam Joper agar Tidak Mati

Cara memelihara ayam kampung super (Joper) memang masih tergolong mudah dan tidak sulit untuk dilakukan.

Jenis ayam ini sama dengan ayam kampung pada umumnya, perbedaannya hanya terletak pada masa panen dan persilangan. 

Jika dilihat dari masa panen nya, ayam joper lebih cepat dibandingkan dengan ayam kampung.

Ayam kampung super (Joper) pada usia 60 hari sudah dapat di panen dengan bobot sekitar 0,8 ons – 1 kg. Sedangkan ayam kampung asli baru bisa di panen pada usia 75 hari. 

Ayam joper adalah jenis ayam pedaging yang cukup terkenal di kalangan peternak.

Perawatan yang mudah dan harga jual yang stabil membuat peternak tertarik untuk mengembangbiakkannya. 

Dengan demikian, peternak tidak boleh meremehkan cara perawatan ayam joper.

Karena jika peternak asal-asalan dalam merawat ayam joper, maka bisa berdampak buruk pada usaha peternakan nya. 

Apalagi pada masa starter atau saat ayam masih berusia DOC (Day Old Chicken).

Pada usia tersebut, ayam masih sangat rentan terhadap penyakit serta mudah mati. 

Lalu bagaimana cara merawat doc ayam joper agar tetap sehat dan berkembang biak dengan baik?

Perawatan DOC ayam harus selalu di perhatikan karena pada masa itu ayam rentan mengalami kematian | Image 1
Perawatan DOC ayam harus selalu di perhatikan karena pada masa itu ayam rentan mengalami kematian | Image 1

Berikut ini cara merawat doc ayam joper agar tidak mati

1. Persiapan

Sebelum DOC di pindahkan ke kandang, persiapkan terlebih dahulu segala sesuatunya seperti tempat pakan, tempat minum, lampu penghangat dan peralatan pembantu lainnya.

Beberapa peralatan tersebut harus sudah siap sebelum DOC datang. 

Cara merawat doc yang baru datang pertama kali di kandang yaitu diberikan minum larutan gula merah.

Tujuannya yaitu agar tenaga DOC dapat pulih kembali karena setelah melakukan perjalanan jauh dari kandang penetasan ke kandang baru. 

Setelah sampai ke kandang baru, anak ayam segera di pindahkan dengan hati-hati dan lembut untuk menghindari cidera pada kaki.

Usia anak ayam 1-7 hari merupakan usia yang kritis karena pada usia ini sering terjadi kematian.

Banyak kita lihat anak ayam yang pertama menetas 9-12 ekor namun yang bertahan hanya 6-8 ekor.

Untuk itu saat Anda memelihara anak ayam yang berusia 1-7 hari peliharalah dengan serius dan penuh kesabaran.

DOC joper berkualitas yang dikirim dari hobiternak.com dalam keadaan sehat saat diterima buyer | Image 2
DOC joper berkualitas yang dikirim dari hobiternak.com dalam keadaan sehat saat diterima buyer | Image 2

Ciri-ciri anak ayam jawa yang baik adalah bentuk badannya berbobot, ukuran matanya besar, bulu halus dan bersih, tidak cacat, bergerak lincah dan mempunyai nafsu makan yang baik.

Baca juga : 

2. Mempersiapkan Kandang

Kandang yang dibutuhkan untuk anak ayam yang masih berusia 1-7 hari adalah kandang brooder.

Kandang brooder merupakan kandang pemanas yang berguna untuk menggantikan indukan ayam betina.

Karena anak ayam yang baru menetas memerlukan suhu panas yang berlebih untuk menjaga kestabilan tubuhnya dan menghindarkan dari gangguan pemangsa dari luar.

Kandang yang baik adalah kandang yang mempunyai sirkulasi udara dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

Pastikan kandang yang Anda buat dapat memudahkan Anda untuk mengamati perkembangan anak ayam tersebut.

Berikut contoh kandang brooder untuk DOC ayam :

Kandang DOC / anakan ayam harus diberikan lampu supaya ayam tidak kedinginan | Image 3
Kandang DOC / anakan ayam harus diberikan lampu supaya ayam tidak kedinginan | Image 3

Sebagai penghangat tubuh ayam agar tidak kedinginan dan mati harus disediakan lampu 40-60 watt. Pada saat musim hujan sebaiknya kandang ditutup dengan kain karung agar menghindari anak ayam stres.

Ada tigal hal yang mempengaruhi kenyamanan DOC di dalam kandang pemanas.

Pertama apabila anak ayam menjauhi lampu tersebut berarti suhu di kandang dalam keadaan panas, kedua apabila anak ayam mendekati lampu berarti suhu di kandang kurang hangat atau terlalu dingin dan terakhir apabila anak ayam tersebar merata berarti suhu di dalam kandang sudah sesuai dengan yang dibutuhkan anak ayam.

Berikut contoh skema tanda apakah lampu penghangat sudah sesuai atau belum untuk DOC ayam : 

Pemasangan lampu yang  sesuai maka doc akan menyebar dengan merata, seperti contoh di foto | Image 4
Pemasangan lampu yang sesuai maka doc akan menyebar dengan merata, seperti contoh di foto | Image 4

3. Pakan dan minum

Pakan pertama yang diberikan pada anak ayam jawa super (joper) adalah makanan yang biasa dibeli di toko pakan ayam.

Jenis pakan yang sering diberikan untuk DOC adalah 511, BR-1 atau AKA-1. 

Jika peternak ingin cara ternak ayam joper agar cepat panen, maka bisa diberikan pakan pabrikan tersebut. Jadi full konsentrat. 

Sediakan pakan di berbagai tempat supaya saat anak ayam lapar mereka tidak berebut untuk mencari makan dan mengakibatkan makanan terinjak-injak dan berceceran.

Pemberian pakan sebaiknya sesuai dengan kebutuhan gizi yang jumlahnya sudah disesuaikan dengan umurnya.

Pada saat ayam berumur 1-7 hari sebaiknya selalu di stock di tempat pakannya, karena pada umur tersebut DOC ayam masih mempunyai daya konsumsi pakan yang tinggi.  

Setelah DOC berumur lebih dari 8 hari maka dalam pemberian pakannya bisa disesuaikan oleh peternak sendiri.

Jadwal pemberian pakan ayam joper bisa dibuat 2 kali sehari, 3 kali sehari atau 4 kali sehari. 

Pakan untuk doc ayam yang masih kecil yaitu bisa diberikan pakan pabrikan yang teksturnya lembut | Image 5
Pakan untuk doc ayam yang masih kecil yaitu bisa diberikan pakan pabrikan yang teksturnya lembut | Image 5

Baca juga : 

Dalam satu kandang isi 100 ekor berikan tempat minum ayam sebanyak 2-3 tempat.

Jika jumlah ayam lebih dari 100 ekor, misal 500 ekor, 1000 ekor bahkan lebih maka bisa di sesuaikan jumlah tempat minumnya.  

Hindari pemberian air minum yang manis karena akan berpengaruh terhadap nafsu makan anak ayam.

Sebaiknya berikan air gula merah pada saat DOC ayam pertama kali dimasukkan dalam kandang baru dan setelah air gula habis bisa Anda berikan air minum biasa.

4. Pencegahan Penyakit

Dalam proses berjalannya ternak ayam joper kadang ada masalah yang muncul, salah satunya yaitu penyakit.

Peternak harus selalu mengecek baik itu keadaan kandang maupun ayam yang di ternak. 

Biasanya kalau kandang kurang nyaman anak ayam akan berlarian tak beraturan. Lihat juga kelembapan di kandang apakah ayam kepanasan atau kedinginan. 

Selain itu bisa di perhatikan pakan, air minum serta sirkulasi udara di kandang, sudah nyaman atau belum.

Biasanya kalau DOC ayam sudah mulai tenang itu menandakan jika DOC ayam sudah merasa nyaman tinggal di dalam kandang. 

Itu dia informasi mengenai cara merawat doc agar tidak mati yang bisa kami berikan. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda.

Jika anda menginginkan DOC joper dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai cara merawat ayam joper bisa langsung hubungi kami. Di hobiternak.com kami menyediakan DOC  ayam kampung super (joper) dan siap mengirimkan ke seluruh wilayah Indonesia. Silahkan hubungi sekarang di :

Konsultasi Hobi Ternak HOBI TERNAK cara merawat doc ayam joper word3

WHATSAPP
TELPON
SMS

CS Admin Umum
0812-2028-8686

VERA
Joper & Ayam Kampung Asli
0895-6124-93491

YAYUK
Ayam Hias Ekslusif

0812-2028-8686

HASTI
Ayam Hias & Merpati Hias

0856-4772-3888

KARIN
Bebek Petelur & Pedaging

0812-4648-2525

MEILANI
Broiler & Petelur

0819-3140-9353

YUNI
Ayam Petelur & Ayam Arab

0813-6330-7506

Kata terkait :

Pesan Sekarang via whastapp hobi ternak

ayam joper, cara memelihara ayam joper, cara merawat ayam joper, cara merawat ayam joper dari doc sampai panen, cara merawat doc agar tidak mati, cara merawat doc ayam joper, cara merawat doc ayam kampung, cara merawat doc ayam kampunģ, cara pelihara ayam joper


4.8/5 - (17 votes)
Pak Agus dan hobiternak.com

Tim hobiternak.com dalam penulisan artikel nya di dukung oleh Bapak Agus Harianto S.Pt, beliau sosok senior di dunia peternakan di Indonesia alumni Fakultas Peternakan dan bersinergi dengan Akademisi lainya.

Kami senantiasa berikhtiar berbagi tulisan yang bermanfaat. Komentar, kritik dan saran yang membangun sungguh merupakan energi positif bagi kami.

Image Sources :

  • Image 1: Owned by the author
  • Panduan Beternak Ayam Kampung Super Bagi Pemula | cover: Owned by the author
  • Image 2: Owned by the author
  • Image 3: Owned by the author
  • Image 4: Owned by the author
  • Image 5: Owned by the author
  • Cover: Owned by the author

2 pemikiran pada “4 Tahapan Cara Merawat DOC Ayam Joper agar Tidak Mati”

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

WhatsApp GRATIS Konsultasi atau Order via WA